layanan@datagoe.com +6281353967xxx

Tangis Haru Warnai Perpisahan Kepala Sekolah SD Inpres Tanah Tereket

  • Tukan 2G
  • Disukai 1
  • Dibaca 68 Kali
Perpisahan Kepala Sekolah SD Inpres Tanah Tereket

Tangis Haru Warnai Perpisahan Kepala Sekolah SD Inpres Tanah Tereket

Lamatuka, 15 September 2026 — Tangis haru dan suasana penuh kekeluargaan mewarnai acara perpisahan Kepala Sekolah SD Inpres Tanah Tereket, Bapak Benyamin Dai, S.Pd.SD, yang berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Lamatuka Fransiskus Benediktus Boli, Ketua BPD Melkior Genohon Ruing, Ketua Komite Sekolah Reinardus Haslan, sejumlah orang tua/wali murid, serta para guru dan tenaga kependidikan SD Inpres Tanah Tereket.

Bagi keluarga besar sekolah, perpisahan ini bukan sekadar pergantian seorang kepala sekolah. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk mengenang perjalanan, kebersamaan, kerja keras, dan pengabdian Bapak Benyamin Dai selama memimpin dan mengabdikan diri bagi kemajuan pendidikan di SD Inpres Tanah Tereket.

berbagai ungkapan perasaan mewarnai acara perpisahan, antara lain puisi perpisahan yang dibawakan oleh anak Yohana Perpetua Ago, salah satu siswi kelas VI. ungkapan perasaan juga datang dari para guru dan tenaga kependidikan yang diwakili oleh bapak Bonefasius. dalam sambutannya, Bapak Bonefasius mengungkapkan bahwa kita berpisah hanya secara administrasi, akan tetapi hati dan perasaan kita akan tetap satu sebagai satu keluarga. 

selain ungkapan perasaan, pesan dan kesan yang dibalut dalam sambutan juga datang dari beberapa pihak antara lain, sambutan dari bapak Reinardus Haslan selaku ketua komite sekolah. dalam sambutannya bapak reinardus menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada Bapak Benyamin Dai yang kurang lebih 5 tahun mengabdikan diri sebagai Kepala SD Inpres Tanah tereket. selama masa kepemimpinannya, Bapak benyamin telah banyak berbuat hal baik demi kemajuan lembaga pendidikan ini. kerja sama dengan komite sekolah pun terjalin dengan baik dan harmonis tanpa cacat dan cela.

selain itu, Bapak Melkior Genohon Ruing selaku ketua BPD Desa Lamatuka turut memberikan pesan dan kesan dalam moment perpisahan ini. dalam sambutannya, Bapak Melkior berpesan bahwa setiap tempat, setiap orang tentu memiliki karakteristik yang berbeda beda. oleh karena itu di tempat tugas yang baru, Bapak Benyamin diharapkan untuk segera menyesuaikan diri sehingga tidak mendapat hambatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian. 

Dalam kesempatan itu juga, Kepala Desa Lamatuka Fransiskus Benediktus Boli turut menyampaikan pesan perpisahan.  Ia mengungkapkan bahwa seorang pemimpin mungkin berpindah tempat tugas, tetapi jejak pengabdian dan kebaikan yang ditinggalkan akan tetap hidup dalam ingatan orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.

Menurutnya, setiap pertemuan pada akhirnya akan menemukan perpisahan. Namun, perpisahan bukanlah alasan untuk menghapus kebersamaan yang telah dibangun selama ini.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Benyamin Dai atas segala dedikasi yang telah diberikan. Baginya, menjadi seorang kepala sekolah bukanlah pekerjaan yang ringan karena di dalamnya terdapat tanggung jawab besar untuk membentuk generasi masa depan.

“Bapak Benyamin mungkin akan meninggalkan sekolah ini, tetapi nilai-nilai, keteladanan, dan pengabdian yang telah diberikan tidak akan ikut pergi. Semua itu akan tetap tinggal di hati para guru, orang tua, dan terutama anak-anak yang pernah dididik dan dibimbing,” tuturnya.

Kepala Desa Lamatuka juga berpesan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan agar terus melanjutkan perjuangan dalam mendidik anak-anak. Ia mengajak semua pihak untuk tidak melihat pendidikan sebagai tanggung jawab sekolah semata, melainkan sebagai tanggung jawab bersama antara sekolah, pemerintah desa, orang tua, komite, dan seluruh masyarakat.

Kepada Bapak Benyamin Dai, Fransiskus berpesan agar pengalaman dan kenangan selama bertugas di Tanah Tereket menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru.

Suasana semakin mengharukan ketika Bapak Benyamin turut mengungkapkan isi hati dan perasaannya sambil meneteskan air mata haru. terimakasih kepada bapa dan ibu guru, terimakasih kepada komite sekolah dan orang tua wali, terima kasih kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Lamatuka yang telah menerima saya dan keluarga di tempat ini. terimakasih telah berjalan bersama saya, mendukung saya selama kurang lebih 5 tahun saya berada di sini. dalam catatan saya, selama berada di sini tidak ada satupun benin benih konflik yang tumbuh. kita semua berkolaborasi dengan harmonis. berat memang bagi saya untuk mengangkatkan kaki dari lembaga ini, namun atas perintah, apapun harus kita turuti, tuturnya.  

Ia pun berpesan kepada bapa dan ibu guru serta tenaga kependidikan untuk senantiasa bekerja  dengan tulus sesuai tugas dan fungsinya masing masing, serta membangun relasi yang harmonis baik antara sesama guru, maupun dengan pemimpin yang baru.

seluruh hadirin menyadari bahwa kebersamaan yang selama ini terjalin harus berakhir pada sebuah perpisahan. Namun, perpisahan tersebut sekaligus menjadi ungkapan terima kasih atas waktu, tenaga, pikiran, dan hati yang telah diberikan untuk sekolah dan anak-anak.

Ketua BPD Melkior Genohon Ruing dan Ketua Komite Sekolah Reinardus Haslan, bersama para orang tua/wali murid, guru, dan tenaga kependidikan, turut memberikan apresiasi atas pengabdian Bapak Benyamin Dai.

Perpisahan tersebut akhirnya menjadi sebuah kenangan yang tidak hanya meninggalkan rasa kehilangan, tetapi juga menumbuhkan harapan. Harapan agar pengabdian yang telah dimulai dapat terus dilanjutkan, dan agar SD Inpres Tanah Tereket semakin maju dalam mencerdaskan generasi penerus.

Selamat menjalankan tugas dan pengabdian di tempat yang baru, Bapak Benyamin Dai, S.Pd.SD. Terima kasih atas segala pengabdian. Pergilah membawa doa dan restu, tetapi tinggalkanlah kenangan baik yang akan selalu dikenang.


Dapatkan full source code Asli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *